Senin, 03 Februari 2025

Kadiv Humas Polri Silaturahmi Bersama Wartawan, Perkuat Sinergi dalam Penyampaian Informasi


Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menggelar acara silaturahmi bersama para wartawan di Jakarta, Senin (3/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang. Ia menekankan bahwa media memiliki peran vital dalam menjaga transparansi dan membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat.

"Kami sangat menghargai kerja keras rekan-rekan wartawan yang selalu berusaha menyajikan berita yang kredibel dan bertanggung jawab. Media adalah mitra utama kami dalam menyampaikan informasi kepada publik secara terbuka dan transparan," ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Kadiv Humas Polri juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi di era digital, di mana arus berita begitu cepat dan dinamis. Ia memastikan bahwa Polri siap berkolaborasi dengan media untuk menghindari penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat menyesatkan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara Polri dan media berjalan lancar. Jika ada kendala dalam akses informasi, kami selalu terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama agar masyarakat mendapatkan berita yang benar dan faktual," tambahnya.

Acara ini juga menjadi wadah bagi para wartawan untuk menyampaikan berbagai masukan terkait mekanisme penyampaian informasi dari Polri. Beberapa jurnalis mengungkapkan harapan agar akses terhadap data dan klarifikasi dari Polri bisa lebih cepat dan responsif.

Momen silaturahmi ini berlangsung dalam suasana yang hangat dengan diskusi ringan seputar isu-isu terkini. Kadiv Humas Polri menutup pertemuan dengan harapan agar sinergi antara Polri dan insan pers semakin erat sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, terpercaya, dan mendukung stabilitas nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Polri dan media terus terjalin dengan erat, serta menjadi fondasi untuk komunikasi yang lebih efektif dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.

Minggu, 02 Februari 2025

Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Rasau Jaya Berikan Arahan Pentingnya Kedisiplinan

Rasau Jaya - Apel Pagi merupakan kewajiban bagi setiap anggota POLRI, selain untuk mendengar arahan pimpinan, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan bagi setiap anggota POLRI.

Kegiatan Apel Pagi dipimpin langsung oleh Kapolsek Rasau Jaya Iptu Muhammad Saleh bertempat di halaman Mapolsek Rasau Jaya. Senin (03/02/2025).

Kapolsek mengatakan kepada seluruh anggotanya tentang pentingnya pelaksanaan apel pagi sebelum melaksanakan tugas, selain untuk mengecek kehadiran personil juga bertujuan untuk mengetahui kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat dengan baik.

(Humas Polsek Rasau Jaya) 

Sabtu, 01 Februari 2025

Pastikan Kamtibmas Berjalan Lancar, Personil Piket Polsek Rasau Jaya Lakukan Monitoring Ke Sejumlah Rumah Ibadah.

Rasau Jaya - Polsek Rasau Jaya melaksanakan kegiatan monitoring di sejumlah Rumah Ibadah Gereja wilayah hukum Polsek Rasau Jaya pada Minggu pagi. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan keagamaan. Minggu, 2 Februari 2025.

Monitoring dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesainya kegiatan, yaitu di Gereja Katolik Hati Kudus dan Gereja GPIB Margahayu.

Kegiatan ini dilakukan oleh personil piket Polsek Rasau Jaya sebagai bentuk upaya preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah.

(Humas Polsek Rasau Jaya) 


Kerahkan unit K-9, Polda NTB gerebek kampung narkoba dan Amankan 29,72 Gram Sabu


Tim Gabungan BKO Polda NTB, SAT BRIMOB POLDA NTB, POLRES LOMBOK TENGAH dan TNI hari Kamis (30/01/25) menggerebek kampung narkoba di kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Tim Polisi Satwa (Polsatwa) Direktorat Samapta Polda NTB juga dilibatkan dalam penggerebekkan ini. 

Enam personel Polsatwa beserta 3 ekor anjing pelacak khusus (Caksus) narkoba atau K-9 diturunkan untuk melakukan pencarian barang bukti barang haram perusak anak bangsa di kampung tersebut. 

Hasilnya, 29,72 gram barang bukti berupa Narkotika golongan l bukan tanaman jenis sabu ditemukan di 6 TKP Desa Beleke Daye, Praya Timur. 

“Anjing pelacak memiliki peran penting dalam berbagai operasi kepolisian, seperti pengamanan bandara, terminal, hingga razia narkotika,” kata Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Irjen Mulia Hasudungan Ritonga dalam keterangannya, Sabtu (1/2). 

Oleh karenanya, kata Irjen Mulia, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan satwa dengan latihan rutin agar kemampuan mereka tetap optimal. 

“Anjing pelacak ini juga turut membantu dalam setiap pencarian korban-korban bencana alam, mereka kami terus tingkatkan kemampuannya,” tegas Irjen Mulia. 

Dalam penggerebekan itu, 25 orang berhasil diamankan yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 orang perempuan, dari 6 lokasi di Desa Beleke Daye. 

Kemudian, anjing K-9 Ditsamapta menemukan sejumlah lokasi penyimpanan narkoba jenis sabu di beberapa rumah di Dusun Beleka II, Praya Timur. 

Dari TKP pertama, anjing pelacak menemukan 1 klip transparan yang berisikan sabu seberat 4,28 gram. 

Kemudian TKP kedua ditemukan dua bungkus sabu dengan total 20,12 gram. Sementara di TKP ketiga, ditemukan 2,65 gram sabu dalam 1 bungkus klip. 

Di TKP kelima, ditemukan 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 1,21 gram. Dan di TKP keenam anjing pelacak khusus menemukan 1,46 gram sabu yang disimpan dalam 1 bungkus plastik klip. 

Sehingga total barang bukti sabu yang berhasil ditemukan seberat 29,72 gram. Selain narkoba jenis sabu, polisi juga turut mengamankan sejumlah timbangan digital, alat hisap sabu dan uang tunai sebanyak Rp 26 juta.

Penindakan ini merupakan salah satu upaya penguatan Asta Cita ke 7 Presiden Prabowo Subianto, khususnya penindakan terhadap kampung narkoba.

TNI-Polri Gelar Bakti Sosial Kepada Warga Kiwirok


Kiwirok, 31 Januari 2025 – Warga Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menyambut hangat kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Polri yang tergabung didalam OPS Damai Cartenz dan TNI pada Jumat (31/1). Dalam kegiatan tersebut, aparat gabungan membagikan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah tersebut.

Antusiasme warga terlihat dari raut wajah bahagia mereka saat menerima bantuan. Suasana penuh kebersamaan pun tercipta dalam proses pembagian sembako tersebut.

Pemberian sembako ini merupakan hasil swadaya dari personel Ops Damai Cartenz, anggota TNI, Koramil, dan Polsek setempat. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap warga Kiwirok.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun dan mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

“Melalui bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usai menerima bantuan, warga menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat gabungan yang telah menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap mereka.

Diharapkan, kegiatan bakti sosial ini dapat semakin memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan serta menciptakan situasi yang lebih harmonis dan kondusif di Distrik Kiwirok.

Kepala BNPB RI Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Kubu Raya dan Serahkan Bantuan


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.COM, KUBU RAYA - Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, terendam banjir. Hingga saat ini, dua kecamatan yang masih terdampak adalah Kuala Mandor B dan Sungai Ambawang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto, turun langsung meninjau lokasi banjir di dua kecamatan tersebut pada kunjungannya ke Kalimantan Barat. Ia ingin memastikan kondisi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

" Banjir masih melanda, dan dari hasil pantauan kami, warga belum ada yang mengungsi. Kami berharap masyarakat yang terdampak banjir segera mengungsi jika kondisi semakin membahayakan," ujar Kepala BNPB RI, Jumat (31/1).

Untuk meringankan beban para korban yang terdampak banjir yang tidak bisa beraktivitas, BNPB RI menyalurkan sejumlah bantuan. Bantuan yang diberikan antara lain selimut, makanan siap saji, serta kebutuhan pokok lainnya.

“ Kami telah menyalurkan bantuan kepada warga agar dapat bertahan sembari menunggu air surut. Kondisi banjir di dua kecamatan ini semakin diperparah dengan pasang air laut yang membuat ketinggian air meningkat,” jelasnya.

Selain itu, BNPB RI juga melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna menekan pertumbuhan awan penghujan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sebagai langkah mitigasi banjir.

Dalam kunjungan Kepala BNPB RI, Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo turut hadir untuk memastikan keamanan jalannya kegiatan tersebut. Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membantu warga yang membutuhkan evakuasi jika kondisi banjir semakin memburuk.

“ Kami dari Polres Kubu Raya bersama dengan stakeholder terkait melakukan patroli gabungan untuk memantau langsung perkembangan banjir. Langkah ini dilakukan guna membantu masyarakat yang membutuhkan evakuasi serta memastikan keselamatan warga. Selain itu, tim kesehatan juga turut melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak, serta menyalurkan bantuan dari BNPB RI,” ujar AKBP Wahyu Jati Wibowo. 

Hingga kini, petugas gabungan dari BNPB, BPBD, TNI-Polri, dan relawan masih bersiaga di lokasi banjir guna memantau situasi dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

Sebagai informasi kegiatan tersebut turut dihadiri :

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati 
Kapusdatin Komben BNPB, Abdul Muhari
Koorspri Kepala BNPB, KOLONEL INF Djohan Darmawan
Tenaga Ahli BNPB, Bima
Dokter Kepala BNPB, Dr. Dayat
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio di BMKG Prov. Kalbar, Erika Mardiyanti
Kepala BNPB Prov. Kalbar Ir. Ansfridus J. Andjioe
Kepala BNPB Kabupaten Kubu Raya, Herry Purwoko
Asops Kasdam XII/Tpr, KOLONEL INF Susilo 
Aster Kasdam XII/Tpr, KOLONEL ARM Djoko Sudjarwo
Pjs. Kasdim 1207/Ptk, LETKOL CAJ (K) Betty Soroeday
Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam
Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo
Camat Sungai Ambawang, Jurin
Camat Kuala Mandor B, Muhammad 
Danramil Ambawang - Kuala Mandor B, KAPTEN INF Jiyo
Kepala Puskesmas Kuala Mandor B. Mustaim Hamsah 
Bhabinkamtibmas Desa Kuala Mandor A, BRIPKA Ricardo H. Simanungkalit 
Plt. Kades Kuala Mandor A, Rudianto 
Ketua BPD Kuala Mandor A, Ahmad Hadi








Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade

follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.com)

Call Centre NAMPONG KELOH Polres Kubu Raya :
Instagram @polreskuburaya/@kapolreskuburaya
Email polreskuburaya@gmail.com

Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi dan Pencucian Uang terkait Pembiayaan oleh LPEI

Jakarta, 31 Januari 2025 – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri telah resmi memulai penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam pemberian pembiayaan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) kepada PT Duta Sarana Technology (PT DST) dan PT Maxima Inti Finance (PT MIF) periode 2012 hingga 2016. Kasus ini berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah yang signifikan.

Kepala Kortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menyatakan, “Penyelidikan ini berawal dari temuan penyimpangan dalam proses pemberian pembiayaan yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku di LPEI. Akibatnya, dana yang disalurkan digunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan awal, berujung pada kerugian negara yang besar. Kami akan menuntaskan penyidikan ini secara profesional guna menemukan tersangka dan memulihkan kerugian negara.”

Menurut keterangan penyidik, sejak tahun 2012 hingga 2014, LPEI memberikan pembiayaan kepada PT DST yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku, mengarah pada kredit macet senilai Rp 45 miliar dan USD 4,125 juta. Selanjutnya, dengan skema novasi, PT MIF mengambil alih kewajiban PT DST, namun pembiayaan yang diberikan kepada PT MIF juga digunakan tidak sesuai dengan ketentuan. Dana tersebut sebagian besar digunakan untuk membayar utang PT DST dan kepentingan lain yang tidak terkait dengan tujuan pemberian kredit.

Dalam periode 2014 hingga 2016, LPEI memberikan pembiayaan kepada PT MIF sebesar USD 47,5 juta, namun proses pemberiannya penuh dengan penyimpangan dan melanggar ketentuan yang ada, termasuk analisis permohonan kredit yang tidak tepat dan kurangnya monitoring terhadap penggunaan dana. Pada akhirnya, pada tahun 2022, PT MIF mengalami kebangkrutan dan gagal membayar utang kepada LPEI sebesar USD 43,6 juta.

"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kami menemukan adanya potensi tindak pidana pencucian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi, di mana dana hasil pembiayaan yang disalurkan digunakan untuk kepentingan pribadi dan perusahaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya," tambah Cahyono.

Penyidik Kortastipidkor telah memeriksa 27 saksi dan mengumpulkan berbagai dokumen terkait proses pemberian pembiayaan, perjanjian kredit, serta hasil audit yang menunjukkan adanya penyimpangan. Selain itu, penyidik juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPK RI dan PPATK, untuk mendalami lebih lanjut dugaan pencucian uang dalam kasus ini.

Ke depannya, proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional untuk mengidentifikasi tersangka dan mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan. Penyidik berharap, dengan tuntasnya perkara ini, dapat memberikan efek jera serta menjaga integritas lembaga keuangan negara.

"Penyidikan ini akan terus kami lakukan dengan komitmen tinggi, untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memastikan bahwa keuangan negara dapat dipulihkan," tutup Cahyono.

Pastikan Arus Penyeberangan Aman, Personel Polsek Rasau Jaya Menyambangi Terminal Speedboat Digdoyo

​RASAU JAYA – Guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur transportasi air, personel Polsek Rasau J...