Selasa, 31 Maret 2026

Bakar Lahan Lalu Ditinggal, Pria di Kubu Raya Kini Jadi Tersangka


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya berhasil mengungkap kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Rasau Jaya. Seorang pria berinisial SO (70), warga Desa Rasau Jaya Umum, diamankan polisi karena diduga kuat sebagai pelaku.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan Jalan Skunder C TR 5, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/5/III/2026/SPKT.SATRESKRIM/RES KUBU RAYA/POLDA KALBAR tertanggal 31 Maret 2026, terkait dugaan tindak pidana membuka lahan dengan cara membakar.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa pelaku diamankan setelah Satreskrim (penyidik) melakukan serangkaian penyelidikan dan mengantongi bukti permulaan yang cukup.

“Dari hasil penyelidikan, kami telah mengamankan seorang pria berinisial SO (70) yang diduga melakukan pembakaran lahan tanpa izin. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Ade, Rabu (1/4/2026).

Ade menegaskan, perbuatan pelaku disangkakan melanggar Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) huruf h Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kronologis Kejadian

Lebih lanjut, Kasubsie Penmas memaparkan kronologis kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku.

Peristiwa bermula pada Minggu (1/3/2026), saat SO berencana membersihkan lahannya dengan cara membakar sisa-sisa akar dan tumpukan ranting serta daun kelapa sawit kering di kebun miliknya.

“Pelaku terlebih dahulu mengumpulkan ranting dan daun kelapa sawit kering, kemudian membakarnya menggunakan korek api gas berwarna merah,” jelas Ade.

Setelah menyalakan api, pelaku kemudian meninggalkan lokasi untuk pulang makan siang. Namun, tanpa pengawasan, api yang semula kecil justru membesar dan merambat ke area sekitar.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku kembali ke kebun dan mendapati lahan tersebut telah terbakar lebih luas. Pembakaran tersebut dilakukan tanpa izin dan tanpa pengendalian, sehingga memicu kebakaran lahan,” tambahnya.

Proses Hukum Berjalan

Saat ini, Satreskrim Polres Kubu Raya masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman guna melengkapi berkas perkara serta memastikan tidak adanya pihak lain yang terlibat.

Kasus ini juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, telah menginstruksikan jajaran Polres Kubu Raya untuk bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Langkah tegas ini diambil mengingat dampak karhutla yang sangat merugikan, baik dari sisi lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga potensi kerugian ekonomi.

Polres Kubu Raya pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta lebih mengedepankan metode yang ramah lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kubu Raya.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Mensesneg: Arahan Presiden Prabowo Utamakan Rakyat


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi simpang siur mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang santer terdengar menjelang 1 April 2026.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah pusat belum melakukan penyesuaian harga, baik untuk jenis BBM subsidi maupun non-subsidi.

Klarifikasi Pemerintah Pusat
Menyikapi kabar burung atau hoaks yang beredar di tengah masyarakat, Aiptu Ade merujuk pada pernyataan resmi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia menyebutkan bahwa pemerintah menjamin harga BBM tetap stabil di seluruh Indonesia.

"Pemerintah melalui Mensesneg telah memastikan bahwa harga BBM tidak mengalami penyesuaian atau kenaikan per 1 April ini. Keputusan ini diambil setelah melalui koordinasi ketat dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina, tentunya selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Aiptu Ade dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2026).

Ade menambahkan, kebijakan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam mengedepankan kepentingan rakyat kecil di atas kebijakan ekonomi lainnya.

Daftar Harga BBM per 1 April 2026
Berdasarkan data resmi, harga jual BBM di SPBU seluruh Indonesia dipastikan masih mengikuti periode sebelumnya. 

Berikut adalah rincian harganya:

Pertalite (RON 90) Rp10.000
Biosolar Rp6.800
Pertamax (RON 92) Rp12.300
Pertamax Green 95 Rp12.900
Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.100
Dexlite (CN 51) Rp14.200
Pertamina Dex (CN 53) Rp14.500

Himbauan: Jangan "Panic Buying"
Polres Kubu Raya mengajak masyarakat untuk cerdas dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial. Aiptu Ade menekankan bahwa stok BBM dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM dipastikan aman. Pemerintah menjamin harga tidak terjadi penyesuaian. Tetaplah beraktivitas seperti biasa dan jangan mudah percaya pada kabar yang bukan berasal dari kanal resmi pemerintah atau kepolisian," tegas Ade.

Pihak kepolisian juga akan terus memantau situasi di lapangan, khususnya di titik-titik pengisian bahan bakar (SPBU) di wilayah hukum Kubu Raya untuk memastikan distribusi tetap berjalan kondusif dan lancar.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Kapolda Kalbar Beri Penghargaan Tiga Polres Terbaik Pengelola Ketahanan Pangan

​PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada tiga Polres yang dinilai berprestasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, bertempat di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar. (Senin, 30/3/2026)

​Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Kalbar Nomor: B/390/III/KEP./2026/Ro SDM. Ketiga Polres yang mendapatkan apresiasi adalah Polres Bengkayang, Polres Kapuas Hulu, dan Polres Landak, yang dinilai berdasarkan efektivitas pemanfaatan lahan serta capaian target penanaman.

​​Peringkat Pertama, Polres Bengkayang, dengan total 22 poin. Mencatatkan deklarasi potensi lahan seluas 1.535,00 hektar dengan realisasi tanam mencapai 492,40 hektar (12 poin) serta capaian target sebesar 32,08% (10 poin).

​Peringkat Kedua, Polres Kapuas Hulu, dengan total 21 poin. Mencatakan deklarasi potensi lahan 287 hektar, Polres ini berhasil merealisasikan penanaman seluas 107,00 hektar (9 poin) dan mencatatkan persentase capaian target tertinggi sebesar 37,28% (12 poin).

​Peringkat Ketiga, Polres Landak
Meraih total 20 poin. Memiliki deklarasi potensi lahan terluas yaitu 1.808,00 hektar, dengan luas lahan yang telah ditanam mencapai 539,00 hektar (13 poin) dan capaian target 29,81% (7 poin).

Kapolda Kalbar menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk Apresiasi atas kerja keras dan dedikasi personil dilapangan yang tidak kenal lelah dalam mengabdi kepada Masyarakat kususnya dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah masing-masing.

​”Penghargaan ini merupakan bentuk rekognisi atas dedikasi Polres jajaran dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan. Saya berharap pencapaian ini menjadi pemacu semangat bagi Polres lainnya untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada.”

“Ketahanan pangan adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat,” Ujar Pipit.

​Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, Polda Kalbar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat tani guna memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga secara berkelanjutan.


Sumber : https://tbnewspolreskuburaya.id/kapolda-kalbar-beri-penghargaan-tiga-polres-terbaik-pengelola-ketahanan-pangan/

Senin, 30 Maret 2026

PASCA HUJAN, POLSEK RASAU JAYA INTENSIFKAN PATROLI LAHAN BEKAS KEBAKARAN


Rasau Jaya – Dalam rangka mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api, personel Polsek Rasau Jaya melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring di lokasi lahan bekas kebakaran yang berada di wilayah Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (29/03/2026) sore.

Kegiatan patroli ini dilakukan menyusul turunnya hujan di sebagian wilayah Kecamatan Rasau Jaya yang sebelumnya dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari lalu. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut membantu proses pemadaman alami pada lahan yang terbakar.

Dalam hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa kondisi lahan bekas kebakaran saat ini sudah tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Api dinyatakan telah padam secara keseluruhan. Meski demikian, personel Polsek Rasau Jaya tetap melakukan pengecekan secara menyeluruh di area terdampak guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Kapolsek Rasau Jaya melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan, mengingat kondisi lahan gambut yang rawan menyimpan bara api di bawah permukaan.

“Walaupun hujan sudah turun dan api telah padam, kami tetap melakukan monitoring untuk memastikan situasi benar-benar aman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujar salah satu personel di lokasi.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.


Dengan adanya patroli dan monitoring ini, diharapkan situasi di wilayah Kecamatan Rasau Jaya tetap kondusif dan terhindar dari potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan masyarakat maupun lingkungan.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Polres Kubu Raya Larang Total Bakar Lahan Gambut, Sanksi Pidana Menanti Pelaku


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya menegaskan tidak akan berkompromi terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya. Hal ini menjadi poin krusial dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla.

Kasatreskrim Polres Kubu Raya IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade memaparkan kesiapan penyidik dalam memproses hukum setiap pelanggaran yang terjadi.

"Terdapat 13 dasar hukum yang menjadi pijakan kuat bagi Satreskrim dalam melakukan penindakan hukum terhadap tindak pidana Karhutla. Kami akan selalu menindaklanjuti setiap temuan, dan jika terbukti, penindakan hukum sesuai pasal-pasal yang berlaku adalah harga mati," tegas Ade, Senin (30/3/2026).

Faktor Manusia Jadi Pemicu Utama
Berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, Ade mengungkapkan bahwa potensi karhutla yang disebabkan oleh faktor alam murni tergolong kecil. Sebaliknya, faktor kelalaian dan kesengajaan manusia masih menjadi biang keladi utama terjadinya bencana kabut asap.

"Pengalaman yang sudah-sudah menunjukkan faktor terbesar adalah kelalaian manusia. Oleh karena itu, edukasi harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum agar ada efek jera," tambahnya.

Polisi menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla tidak hanya menyasar pada sanksi administrasi bagi korporasi atau pemilik lahan, tetapi juga merambah ke sanksi pidana bagi perorangan yang terbukti melanggar ketentuan.

Prosedur Buka Lahan: Wajib Izin Berlapis
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah tata cara pembukaan lahan bagi para peladang. Polres Kubu Raya mengingatkan masyarakat bahwa pembukaan lahan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Warga atau peladang yang berniat membuka lahan wajib mengikuti prosedur perizinan yang ketat, mulai dari tingkat RT hingga Kepala Desa.

"Setelah mendapatkan izin dari desa, laporan tersebut harus diteruskan ke tingkat Camat. Jika prosedur ini diabaikan dan kemudian terjadi kebakaran yang meluas, maka pihak peladang tersebut akan langsung diproses secara hukum," jelas Ade.

Larangan Bakar di Lahan Gambut
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama kepolisian juga mempertegas larangan total pembukaan lahan dengan cara membakar di wilayah yang memiliki lapisan gambut. Larangan ini telah diatur secara spesifik dalam Peraturan Daerah (Perda) mengingat karakteristik gambut yang sulit dipadamkan jika sudah terbakar.

"Lahan gambut di Kubu Raya sangat rentan. Membakar di atas lahan gambut bukan hanya melanggar aturan, tapi membahayakan ekosistem dan kesehatan masyarakat luas," pungkasnya.

Dengan adanya 13 landasan hukum yang disiapkan, Polres Kubu Raya berharap masyarakat lebih bijak dan disiplin dalam mengelola lahan, terutama menyongsong musim kemarau yang diprediksi akan lebih kering tahun ini.

(D A S A R HUKUM PENANGANAN TP KARHUTLA)

1.UU NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KUHP

2.UU NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG POLRI

3.UU NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG KEHUTANAN

4.UU NOMOR 39 TAHUN 2014 TENTANG PERKEBUNAN

5.UU NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PENGELOLAAN DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP

6.UU NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS

7.UU NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA

8.INPRES NO 11 TAHUN 2015 TENTANG PENINGKATAN PENGENDALIAN HUTAN DAN LAHAN

9.PERMEN LHK NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

10. PERKAP 06 TAHUN 2019 TENTANG PENYIDIKAN TINDAK PIDANA

11.PERATURAN DAERAH NOMOR 01 TAHUN 2022 TENTANG PEMBUKAAN LAHAN PERLADANGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

12.PERATURAN WALIKOTA PONTIANAK NOMOR 55 TAHUN 2018 TENTANG TATA CARA PEMBUKAAN LAHAN PERTANIAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

13.PERATURAN GUBERNUR NOMOR 103 TAHUN 2020 TENTANG PEMBUKAAN AREAL LAHAN PERTANIAN BERBASIS KEEARIFAN LOKAL





Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Sabtu, 28 Maret 2026

ANTISIPASI MUNCULNYA TITIK API BARU, PERSONEL POLSEK RASAU JAYA LAKUKAN PENYEKATAN

Rasau Jaya, Kalbar – Personel Polsek Rasau Jaya melaksanakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Sabtu, 28/03/2026.

Kegiatan pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Rasau Jaya, Ipda Gede Sujana, bersama tiga personel anggota. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan mesin pemadam milik Polsek Rasau Jaya guna mempercepat proses penanganan api di lokasi kejadian.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas dan lahan yang kering, sehingga api dengan cepat menyebar. Personel yang turun ke lapangan bergerak cepat melakukan penyemprotan dan pemadaman pada titik-titik api guna mencegah meluasnya kebakaran ke area lain yang lebih luas.

Upaya pemadaman dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Selain melakukan pemadaman, anggota juga melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Kapolsek Rasau Jaya melalui Kanit Reskrim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menangani karhutla serta upaya menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Polsek Rasau Jaya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, lingkungan, serta keselamatan bersama.

Situasi di lokasi kebakaran saat ini telah berhasil dikendalikan, dan personel tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.

(Humas Polsek Rasau Jaya)

Kamis, 26 Maret 2026

CEGAH API MELUAS, TIM KARHUTLA POLSEK RASAU JAYA LAKUKAN PEMADAMAN.

Rasau Jaya – Upaya pencegahan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh Tim Karhutla Polsek Rasau Jaya. Kali ini, pemadaman dilakukan di wilayah Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Kamis, 26/03/2026.

Kegiatan pemadaman dilakukan setelah adanya laporan dan terdeteksinya titik api di lokasi tersebut. Personel Polsek Rasau Jaya segera menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman secara manual serta menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.

Dalam prosesnya, petugas juga melakukan pembuatan sekat bakar guna mencegah api menjalar ke area yang lebih luas, terutama mendekati permukiman warga. Berkat kerja keras tim di lapangan, api berhasil dikendalikan dan tidak sempat meluas.

Kapolsek Rasau Jaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat dalam menangani karhutla, khususnya memasuki musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api di wilayahnya.


Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir.


(Humas Polsek Rasau Jaya) 

MEMINIMALISIR KARHUTLA DI MUSIM KEMARAU, POLRES KUBU RAYA GELAR RAPAT KOORDINASI

Rasau Jaya – Dalam meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, Polres Kubu Raya menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di aula kantor camat Rasau Jaya, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan tersebut dipimipin langsung oleh Bupati Kubu Raya dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam, pihak TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, perangkat desa, serta perwakilan perusahaan dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Kubu Raya khususnya Kecamatan Rasau Jaya.

Dalam sambutannya, pihak Polres Kubu Raya menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi lintas sektor. Mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran lahan dinilai cukup tinggi sehingga perlu langkah antisipatif sejak dini.

Rapat koordinasi ini membahas berbagai strategi pencegahan, di antaranya peningkatan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar, serta kesiapsiagaan sarana dan prasarana pemadaman. Selain itu, juga dibahas mekanisme penanganan cepat apabila terjadi titik api, termasuk pembagian tugas di lapangan.

Para peserta rapat juga sepakat untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dini potensi kebakaran, serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api di wilayahnya masing-masing.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi musim kemarau, sehingga kejadian karhutla di wilayah Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dapat diminimalisir bahkan dicegah sejak awal.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Polres Kubu Raya Segel Lahan Karhutla di Sungai Raya Dalam, Pasang Garis Polisi di 9 Titik


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya kembali mengambil langkah tegas dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meresahkan. Pada Kamis (26/3/2026), petugas menyegel lahan luas yang terbakar di kawasan ujung Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Tengah.

Penyegelan ini ditandai dengan pemasangan garis polisi (police line) oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya. Langkah ini diambil untuk memastikan area tersebut steril dan mempermudah proses penyelidikan.

Instruksi Tegas Kapolres Kubu Raya
Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, yang turun langsung ke lokasi kebakaran menegaskan bahwa pemasangan garis polisi (police line) merupakan prosedur wajib dalam mengamankan dan mengunci tempat kejadian perkara (TKP).

Andri menyebutkan, langkah tersebut dilakukan berdasarkan perintah tegas dari Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, guna memastikan proses penyelidikan dapat berjalan dengan optimal tanpa gangguan dari pihak yang tidak berkepentingan.

"Printah tegas Bapak Kapolres tadi malam kami sudah melakukan pemasangan police line. Tujuannya jelas, untuk menjaga agar lahan ini tidak dikelola atau dikerjakan oleh pihak mana pun, termasuk pemiliknya, selama proses penyelidikan berlangsung," ujar Kompol Andri di TKP.

Menurut Andri, langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang serius. Satreskrim kini tengah mendalami apakah kebakaran hebat ini murni karena faktor alam yang ekstrem atau ada unsur kesengajaan demi pembukaan lahan secara instan.

Bidik Sembilan Titik Api
Hingga hari ini, tercatat sudah ada sembilan titik lokasi kebakaran lahan di wilayah hukum Polres Kubu Raya yang telah dipasangi garis polisi. Polres Kubu Raya tidak akan berhenti pada sekadar penyegelan; pemanggilan pemilik lahan kini menjadi prioritas utama.

"Satreskrim akan melakukan penyelidikan mendalam dan memanggil para pemilik lahan. Kami ingin mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini. Mudah-mudahan dari sembilan lokasi yang sudah kami segel, dalam waktu dekat pelakunya bisa teridentifikasi," tegasnya.

Kompol Andri juga mengingatkan bahwa sanksi bagi pelaku pembakaran lahan tidak main-main. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pelaku pembakar lahan terancam hukuman pidana penjara minimal lima tahun.

Panggilan untuk Menjaga Alam
Di balik upaya represif kepolisian, Kompol Andri menekankan bahwa kunci utama penanggulangan karhutla adalah kesadaran kolektif. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelindung lingkungan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam kita. Karhutla adalah ancaman bagi kesehatan dan ekosistem kita semua. Jika melihat atau memiliki informasi terkait aktivitas pembakaran lahan, mohon segera lapor melalui hotline 110," tutupnya.

Aksi sigap Polres Kubu Raya ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menekan angka kebakaran lahan di wilayah yang setiap tahunnya menjadi langganan kabut asap tersebut.



Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Kubu Raya Membara! 20 Hektare Lahan Gambut Hangus, Polisi-Manggala Agni Berjibaku Jinakkan Api


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Kabut asap tipis mulai membayangi langit Kabupaten Kubu Raya seiring munculnya sejumlah titik api di beberapa wilayah. Menanggapi situasi ini, jajaran Polres Kubu Raya bersama BNPB, TNI, Manggala Agni, dan stakeholder terkait bergerak cepat melakukan operasi pemadaman dan pendinginan intensif di titik-titik rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Rabu (25/3/2026).

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan langkah ini diambil guna memastikan api tidak meluas (penyekatan) dan menghilangkan sisa-sisa panas di dalam tanah gambut (pendinginan) agar api tidak muncul kembali ke permukaan.

Karhutla di Sungai Raya: Puluhan Hektar Melalap Lahan Gambut
Di Kecamatan Sungai Raya, personel Polsek Sungai Raya yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Hariyanto berjibaku melawan api di Desa Mekar Sari dan Desa Sei Asam. Di lokasi ini, diperkirakan sekitar 20 hektar lahan hangus terbakar.

"Kendalanya adalah minimnya sumber air di lokasi. Tim hanya menemukan satu titik air dengan debit yang sangat kecil, sementara jarak kebakaran ke pemukiman warga hanya berkisar 1.000 meter," ujar Ade menerangkan, Kamis (26/3/2026).

Tak hanya di satu titik, api juga menyasar Desa Arang Limbung dengan total lahan terbakar mencapai 4,5 hektar, termasuk area di dekat fasilitas pendidikan SDN 5 dan SD 52 Sungai Raya. Di Parit Indah Sempurna, Desa Permata Jaya, tim gabungan bahkan harus melakukan penyekatan di lahan gambut kering seluas 3 hektar milik warga setempat agar api tidak merembet ke pemukiman yang berjarak 2 kilometer.

Rasau Jaya dan Batu Ampar: Angin Kencang dan Medan Berat
Bergeser ke Kecamatan Rasau Jaya, Polsek Rasau Jaya bersama tim pemadam dari PT PLD menghadapi tantangan serupa di Dusun Sangkar Mas. Vegetasi pakis yang kering dan struktur tanah gambut membuat api cepat merambat, ditambah tiupan angin kencang.

"Kami melakukan penyekatan agar api tidak masuk ke konsesi perusahaan maupun lebih dalam ke lahan masyarakat. Jarak sumber air yang mencapai 50 km menjadi tantangan tersendiri, namun personel di lapangan terus berupaya maksimal hingga malam hari," ungkap Ade.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Batu Ampar, pemantauan melalui aplikasi Brin Fire Hotspot dan Lancang Kuning mendeteksi dua titik panas di Desa Teluk Nibung dan Desa Padang Tikar. Tim segera dikerahkan ke titik koordinat tersebut untuk melakukan verifikasi dan penanggulangan dini.

Statmen Tegas Kapolres: "Tidak Ada Toleransi Bagi Pembakar Lahan!"
Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa Polres Kubu Raya tidak akan main-main dalam menyikapi fenomena karhutla ini dan ini perintah tegas Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika. Penyelidikan terhadap penyebab kebakaran di sejumlah titik kini tengah berjalan.

"Kami tegaskan, Polres Kubu Raya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran lahan. Jangan mengorbankan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan demi kepentingan pribadi atau pembukaan lahan secara instan," tegas Ade.

Ade menjelaskan bahwa proses pendinginan (cooling down) yang dilakukan personel di lapangan sangat krusial. Mengingat lahan di Kubu Raya didominasi gambut, api seringkali masih tersimpan di bawah permukaan tanah meskipun di atas terlihat sudah padam.

Mengajak Masyarakat Menjadi 'Benteng' Terdepan
Di akhir keterangannya, pihak Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memiliki rasa tanggung jawab bersama.

"Karhutla bukan hanya urusan polisi atau pemadam kebakaran, ini adalah tanggung jawab kita semua. Kami menghimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat titik api sekecil apa pun dan tidak lagi menggunakan metode bakar untuk membersihkan lahan," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah personel masih disiagakan di lokasi-lokasi terdalam untuk memantau situasi dan memastikan kepulan asap benar-benar hilang.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Senin, 23 Maret 2026

Patroli Gabungan di Pelabuhan Rasau Jaya, Pastikan Keselamatan Penumpang Pasca Lebaran.


Rasau Jaya – Personil gabungan dari Kepolisian Sektor Rasau Jaya bersama TNI dan Basarnas meningkatkan patroli di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan kelancaran arus penumpang kapal pada masa mudik dan arus balik pasca libur Lebaran.

Kapolsek Rasau Jaya menyampaikan bahwa patroli difokuskan pada pengawasan aktivitas penumpang, pemeriksaan kelayakan kapal, serta antisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan. Langkah ini diambil mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi air di wilayah tersebut.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada para penumpang dan operator kapal agar selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran, seperti menggunakan pelampung, tidak melebihi kapasitas muatan, serta memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak jalan.

Sinergi antara Polri, TNI, dan Basarnas diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan selamat selama periode arus balik Lebaran.

Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Rasau Jaya terpantau aman dan terkendali, dengan arus penumpang yang masih relatif tinggi namun berjalan lancar tanpa kendala berarti.


(Humas Polsek Rasau Jaya) 

Kamis, 19 Maret 2026

Penampakan Ogoh-Ogoh Raksasa di Simpang Brimob Kubu Raya Sedot Perhatian Warga, Ritual Nyepi Berlangsung Sakral


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Ratusan umat Hindu di Kabupaten Kubu Raya memadati Pura Giriparti Mulawarman, Jalan Adisucipto, Desa Sungai Raya, untuk melaksanakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Kamis (18/3/2026). Kemeriahan ritual tahunan ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.Ip., M.Si, yang didampingi Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H.

Pantauan di lapangan, rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 14.00 WIB dengan ritual Ngarak Ogoh-Ogoh. Patung raksasa yang melambangkan unsur negatif tersebut diarak melintasi rute Jalan Raya Adisucipto hingga Simpang Brimob, sebelum akhirnya kembali ke Pura. Antusiasme warga sekitar pun tampak tumpah ruah di pinggir jalan menyaksikan pawai budaya ini.

Kegiatan tersebut juga dihadiri, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, S.H., M.M., serta Kasat Pol PP Prov. Kalbar, Suherman, S.H., M.H. Kehadiran jajaran pejabat teras ini disambut hangat oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalbar, Ida Sri Resi Putu Putra Bandem.

Memasuki petang, suasana berubah menjadi hening dan sakral saat sekitar 200 umat Hindu melaksanakan sembahyang Tawur Agung Kesanga pada pukul 18.00 WIB. Ritual yang dipimpin langsung oleh Ida Sri Resi Putu Putra Bandem ini bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta sebelum memasuki masa Catur Brata Penyepian.

Kehadiran aparat kepolisian dari Polres Kubu Raya di lokasi tidak hanya untuk memastikan keamanan fisik, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama. Sinergi antara Wagub Kalbar dan Kapolres Kubu Raya di tengah jemaah mempertegas komitmen pemerintah daerah dan Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Barat.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyampaikan apresiasinya terhadap kedisiplinan umat dalam menjalankan ibadah.

"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pawai Ogoh-Ogoh yang cukup menyita perhatian publik di jalur utama hingga prosesi Tawur Agung Kesanga, berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima Polri untuk memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah di Pura Giriparti Mulawarman," ujar Aiptu Ade dalam keterangan resminya.

Ade juga menambahkan bahwa semangat toleransi yang ditunjukkan masyarakat Kubu Raya sangat luar biasa. "Polres Kubu Raya berkomitmen penuh menjaga momentum suci ini agar umat Hindu dapat menjalankan tahapan Nyepi dengan khusyuk tanpa ada gangguan sekecil apa pun," imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari tersebut berjalan lancar. Setelah prosesi Tawur Agung, umat Hindu akan bersiap memasuki masa hening total selama 24 jam sebagai wujud introspeksi diri dalam menyambut tahun baru Saka 1948.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Rabu, 18 Maret 2026

Peninjauan Dermaga KTM Rasau Jaya Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Rasau Jaya - Dalam rangka kesiapan arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M. Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., melakukan peninjauan di Dermaga KTM Rasau Jaya, Dusun Rasau Kapuas Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Rabu, 18 Maret 2026, siang. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait, di antaranya Asisten II Setda, kepala OPD terkait, perwakilan Pertamina, jajaran Polres Kubu Raya, Kapolsek Rasau Jaya, serta Camat Rasau Jaya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kubu Raya menyampaikan beberapa hasil penting, di antaranya tarif angkutan kapal klotok tetap stabil tanpa kenaikan, serta operasional kapal penumpang dipastikan tidak melebihi kapasitas. Selain itu, pemilik kapal diminta menyediakan tempat sampah guna menjaga kebersihan sungai, serta masyarakat dihimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Namun demikian, terjadi kenaikan tarif pada speedboat sekitar 30% hingga 50% akibat kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite, sehingga operator beralih menggunakan BBM non-subsidi (Pertamax). Menyikapi hal tersebut, Bupati meminta pihak Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat diberikan rekomendasi penggunaan BBM subsidi.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan penumpang, menjaga stabilitas harga tiket selama arus mudik, serta mencari solusi atas kenaikan tarif speedboat demi kelancaran transportasi masyarakat.


(Humas Polsek Rasau Jaya) 

Mantapkan Pengamanan Mudik, Kapolres Kubu Raya Pastikan Kesiapan Medis hingga Arus Lalin di Pospam


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis guna memastikan kesiapan personel dan infrastruktur pengamanan menjelang arus mudik. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya, Ny. Made Kadek Ary Mahardika, pengecekan menyasar Pos Pengamanan (Pospam) Parit Baru dan Pos Pelayanan (Posyan) Bandara Internasional Supadio.

Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan masyarakat serta memitigasi potensi gangguan keamanan di titik-titik vital transportasi dan jalur utama di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Sinergi Lintas Sektoral di Garda Terdepan
Pospam dan Posyan tersebut tidak hanya diisi oleh jajaran kepolisian, melainkan menjadi pusat komando taktis bagi personel gabungan yang terdiri dari:

TNI dan Polri sebagai pilar pengamanan utama.

Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Dinas Kesehatan dan Dokkes Polri untuk layanan medis darurat bagi pemudik.

Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk pengaturan mobilitas dan ketertiban.

PLN dan Instansi Terkait guna memastikan dukungan infrastruktur tetap stabil selama masa operasi.

Fokus utama dari pos gabungan ini adalah pengawasan arus mudik secara intensif, pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang, hingga deteksi dini terhadap potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Tidak sekadar melakukan inspeksi teknis, kunjungan ini juga diwarnai dengan aksi simpatik. Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya, Ny. Made Kadek Ary Mahardika, menyerahkan tali asih kepada para petugas yang berjaga. Pemberian ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan moral bagi para personel yang mengabdi di garda terdepan, meninggalkan waktu bersama keluarga demi tugas negara.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa pengecekan ini adalah bentuk komitmen institusi dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

"Bapak Kapolres ingin memastikan bahwa seluruh sarana, prasarana, serta koordinasi antarinstansi di setiap pos berjalan tanpa kendala. Kehadiran personel gabungan di lapangan adalah representasi negara dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga yang melakukan perjalanan mudik," ujar Ade, Rabu (18/3/2026).

Ade menambahkan bahwa sinergitas lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan operasi ini. "Kami melakukan pengawasan ketat terhadap arus mudik dan titik-titik rawan. Melalui kesiapsiagaan ini, kita optimis dapat mengantisipasi berbagai potensi ambang gangguan Kamtibmas secara responsif dan profesional," pungkasnya.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Senin, 16 Maret 2026

FORKOPIMCAM RASAU JAYA CEK POSPAM DI KAWASAN PELABUHAN UNTUK PASTIKAN KELANCARAN ARUS MUDIK LEBARAN

Rasau Jaya – Dalam rangka memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik pada libur Hari Raya Idul Fitri, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rasau Jaya bersama unsur terkait melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya. Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur transportasi air di Pelabuhan Rasau Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimcam Rasau Jaya meninjau langsung kesiapan personel yang bertugas di Pos Pengamanan, termasuk sarana dan prasarana pendukung, sistem pengamanan, serta kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Selain melakukan pengecekan di kawasan pelabuhan, unsur Forkopimcam juga melakukan monitoring dan pengecekan Pos Pengamanan Pelayanan Polsek Rasau Jaya guna memastikan seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Kapuas 2026 menjalankan tugas dengan optimal.


Dari hasil pengecekan tersebut, secara umum kesiapan personel dan fasilitas di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dinilai telah siap dalam mendukung pengamanan arus mudik Lebaran. Para petugas juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Rasau Jaya, khususnya di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya, tetap terjaga aman dan kondusif selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Lebaran.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Sabtu, 14 Maret 2026

PERSONEL POLSEK RASAU JAYA INTENSIFKAN PATROLI KAMTIBMAS DI PELABUHAN DALAM OPERASI KETUPAT KAPUAS 2026

Rasau Jaya – Personel Polsek Rasau Jaya yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas-2026” terus meningkatkan upaya pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Pelabuhan Rasau Jaya, Minggu (15/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel yang bertugas di Pos Pengamanan dan Pelayanan Pelabuhan Rasau Jaya dengan melakukan patroli serta monitoring di sekitar area pelabuhan. Patroli ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi sungai.

Selain itu, patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di kawasan pelabuhan. Mengingat pelabuhan merupakan salah satu pusat mobilitas masyarakat dan distribusi barang, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas lainnya.


Dalam pelaksanaannya, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat, penumpang, serta operator kapal agar tetap menjaga keamanan, memperhatikan keselamatan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang tertib di lingkungan pelabuhan.

Melalui kegiatan patroli dan pemantauan rutin tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas di Pelabuhan Rasau Jaya, serta tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Rumor BBM Langka di Kubu Raya, Polisi Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tak "Panic Buying"


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya memperketat pengawasan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran distribusi BBM sekaligus memberantas praktik kecurangan, termasuk perburuan terhadap kendaraan modifikasi atau "tangki siluman".

Jamin Stok BBM Aman di Tengah Rumor
Polres Kubu Raya memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya saat ini dalam kondisi mencukupi. Penegasan ini sekaligus menepis rumor kelangkaan stok yang sempat beredar dan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyatakan bahwa pihaknya terus bergerak di lapangan untuk memantau situasi secara real-time.

"Polres Kubu Raya beserta jajaran telah melakukan monitoring serta langkah antisipasi dengan berkoordinasi bersama sejumlah pihak terkait, termasuk pengelola SPBU dan Pertamina. Kami memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal dan stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik," ujar Aiptu Ade dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3/2026).

Perang Terhadap "Tangki Siluman"
Salah satu fokus utama Polres Kubu Raya kali ini adalah mengantisipasi praktik penimbunan yang kerap memanfaatkan kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi secara ilegal.

Patroli rutin ditingkatkan guna menyisir antrean di SPBU. Polisi akan memeriksa secara detail untuk memastikan bahwa konsumen yang mengantre adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM, bukan oknum yang melakukan praktik "tangki siluman" demi keuntungan pribadi.

Imbauan: Jangan Panik, Jangan Melanggar Hukum
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Aiptu Ade mengingatkan bahwa panic buying hanya akan memperkeruh suasana dan memicu potensi tindak pidana baru.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan yang dapat memicu kepanikan maupun aksi penimbunan BBM. Jangan coba-coba berbuat hal yang melanggar hukum. Polres Kubu Raya tidak akan segan menindak tegas pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi ini," tegasnya.

Tindakan Tegas Bagi Penimbun
Polisi mengingatkan bahwa penimbunan BBM merupakan pelanggaran serius terhadap undang-undang yang berlaku. Selain merugikan masyarakat luas, tindakan ini juga mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah menjelang hari raya.

Ade menekankan bahwa tidak ada ruang bagi spekulan di wilayah Kubu Raya. Pengawasan akan dilakukan selama 24 jam di titik-titik rawan.

"Apabila ditemukan adanya praktik penimbunan BBM, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami tidak memberikan toleransi bagi siapapun yang mencoba mengganggu kenyamanan warga dalam merayakan Lebaran," tutup Ade.






Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Jumat, 13 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di Kubu Raya, Beras Rp60 Ribu/5 Kg Diserbu Warga


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Polres Kubu Raya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Polri Tahun 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Kubu, serta terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo.

Di wilayah Kecamatan Sungai Raya, kegiatan dipusatkan di Kantor Desa Parit Baru. Sementara di Kecamatan Kubu, kegiatan serupa juga digelar secara bersamaan guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, Kabag SDM Polres Kubu Raya AKP Dede Hasanudin, Kasatbinmas Polres Kubu Raya AKP I Komang Suparmi, Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto H, Kasubsipenmas Sihumas Polres Kubu Raya Aiptu Ade Surdiansyah, Kepala Desa Parit Baru Musa, serta personel Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya.

Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan stimulus ekonomi kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga pasar.

Dalam pelaksanaannya, Polres Kubu Raya menyediakan komoditas beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per karung. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terbukti sekitar 20 ton beras SPHP yang disediakan ludes terjual dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan. Dukungan dari pemerintah daerah, perangkat desa, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pangan menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tepat sasaran.

Selain membantu masyarakat, Gerakan Pangan Murah ini juga merupakan langkah antisipatif dalam mengendalikan potensi gejolak harga dan inflasi daerah menjelang hari raya. Dengan ketersediaan bahan pokok yang stabil dan harga yang terjangkau, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan serta membantu masyarakat menghadapi kebutuhan yang meningkat menjelang Idul Fitri.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri di mana permintaan bahan pangan biasanya meningkat,” ujar Kadek Ary Mahardika.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh stakeholder di sektor pangan yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, peran Polri melalui fungsi pembinaan masyarakat, khususnya para Bhabinkamtibmas di wilayah, juga sangat penting dalam memonitor dinamika harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

“Melalui Bhabinkamtibmas, kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan. Mereka juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi terkait kebutuhan pangan,” jelasnya.

Kapolres berharap, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Melalui program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.







Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Bandara Supadio dan Jalur Lintas Wilayah Diawasi Ketat, Polres Kubu Raya Antisipasi Penyelundupan Narkoba


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Menjelang arus mudik Lebaran, jajaran Polres Kubu Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkotika yang memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat. Melalui Satuan Reserse Narkoba, pengawasan diperketat pada sejumlah jalur strategis, terutama akses udara di Bandara Supadio Pontianak serta jalur darat lintas kota, provinsi hingga jalur lintas negara.

Penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dalam rangka pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Kabupaten Kubu Raya dinilai memiliki posisi yang cukup strategis karena menjadi salah satu pintu masuk mobilitas masyarakat melalui dua akses utama, yakni jalur udara dan darat.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin momentum meningkatnya aktivitas perjalanan menjelang Lebaran dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang terlarang.

“Menjelang arus mudik Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat sangat signifikan. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkotika untuk menyelundupkan barang haram melalui berbagai jalur transportasi. Karena itu, kami memperketat pengawasan, terutama di jalur udara melalui Bandara Supadio serta jalur darat yang menghubungkan Kubu Raya dengan wilayah lain,” ujar Kapolres, Jumat (13/3/2026)

Kapolres Kubu Raya menjelaskan, peningkatan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh jajaran kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang berada di kawasan bandara maupun di jalur transportasi darat.

“Pengawasan ini tidak hanya dilakukan oleh Polri. Kami juga berkoordinasi dan bersinergi dengan sejumlah stakeholder, khususnya rekan-rekan yang bertugas di Bandara Supadio, guna memastikan setiap pergerakan yang berpotensi menjadi jalur masuk narkotika dapat terdeteksi lebih dini,” tegasnya.

Menurut AKBP Kadek Ary, aparat secara rutin melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi jalur distribusi narkoba, baik melalui pengawasan langsung di titik-titik strategis maupun melalui penguatan koordinasi intelijen.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya upaya penyelundupan narkotika yang kerap terjadi saat momentum hari besar, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Polres Kubu Raya juga memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna menutup setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya.

“Kami ingin memastikan bahwa wilayah Kubu Raya tetap aman dan bersih dari peredaran narkoba, khususnya menjelang Lebaran. Oleh karena itu, pengawasan di seluruh jalur masuk, baik udara maupun darat, akan kami tingkatkan secara maksimal,” pungkasnya.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Kasus Santri Meninggal Viral di Medsos, Polres Kubu Raya Pastikan Penyelidikan Terus Berjalan


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Polres Kubu Raya memastikan proses penyelidikan terhadap kasus meninggalnya seorang santri Pondok Pesantren Labbaik Indonesia (Putra) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, terus berjalan. Kasus tersebut belakangan ramai diperbincangkan di berbagai situs pemberitaan daring dan media sosial.

Santri bernama Irfan Zaki Azizi (16) dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 07.40 WIB, setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sebelumnya, korban mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Anton Soedjarwo Pontianak. Namun karena kondisinya memerlukan pemeriksaan lanjutan, korban kemudian dirujuk ke RSU Santo Antonius Pontianak untuk menjalani pemeriksaan CT Scan serta penanganan intensif oleh tim medis.

Dari hasil pemeriksaan CT Scan, tim medis menemukan adanya pembengkakan pada bagian otak korban. Meski demikian, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa tulang tengkorak kepala korban dalam kondisi baik, tanpa ditemukan keretakan maupun trauma.

Selain itu, tim medis juga mendapati adanya pembengkakan pada area wajah, khususnya di bagian dagu bawah, kedua mata, dan kening.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Irfan dipulangkan dengan pengawalan dan pendampingan dari Unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya. Suasana duka menyelimuti rumah pamannya, Syukur, di Jalan Ampera, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, tempat jenazah disemayamkan sebelum dilaksanakan prosesi fardhu kifayah dan salat jenazah.

Rencananya, jenazah almarhum akan dibawa pulang menuju kampung halamannya di Kabupaten Kayong Utara pada ba’da Ashar menggunakan speedboat milik Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, bersama Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari.

Di sisi lain, terkait penyebab pasti kematian korban, pihak keluarga diketahui menolak dilakukan autopsi. Kendati demikian, keluarga meminta pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas penyebab meninggalnya Irfan.

Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kubu Raya bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih terus mengumpulkan berbagai keterangan serta bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya bersama KPAI dan stakeholder terkait. Saat ini kami juga masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit sebagai bagian dari proses pengumpulan alat bukti,” ujar Ade, Jumat (13/3/2026.

Ade menegaskan, pihak kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara transparan dan objektif, agar penyebab kematian korban dapat diketahui secara jelas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar di media sosial. Percayakan proses ini kepada pihak kepolisian yang saat ini masih bekerja maksimal untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan keadilan bagi pihak korban,” tegasnya.

Polres Kubu Raya memastikan seluruh proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh di lapangan. Polisi juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk memberikan keterangan guna membantu proses penyelidikan.



Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika Apresiasi Peran Jurnalis dalam Menyampaikan Informasi Publik


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Polres Kubu Raya bersama para jurnalis yang tergabung dalam Mitra Jurnalis Kubu Raya. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Alimore lantai 6, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sekitar 30 jurnalis dari berbagai platform media, baik nasional maupun lokal, hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka selama ini menjadi mitra strategis Polres Kubu Raya dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kinerja kepolisian, pelayanan publik hingga peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan yang terjalin antara Polres Kubu Raya dan para jurnalis selama ini berjalan dengan sangat baik dan profesional, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi kepada publik.

"Hubungan antara Polres Kubu Raya dan rekan-rekan jurnalis selama ini terjalin sangat baik. Kami sangat mengapresiasi peran media yang telah membantu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat dan berimbang," ujar Kadek, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Kubu Raya menambahkan, kemitraan antara kepolisian dan insan pers menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif, masyarakat dapat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga dan semakin kuat dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

AKBP Kadek Ary Mahardika juga mengaku merasa senang dan bangga karena hubungan silaturahmi antara Polres Kubu Raya dan Mitra Jurnalis Kubu Raya terus terjalin dengan erat.

"Momentum seperti ini sangat penting untuk mempererat silaturahmi. Kami merasa sangat senang bisa berkumpul bersama rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis Polres Kubu Raya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Mitra Jurnalis Kubu Raya, Edi Suhairul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kubu Raya dan jajaran yang selama ini membuka ruang komunikasi yang baik dengan para jurnalis.

Edi Suhairul mengatakan, hubungan kemitraan antara Mitra Jurnalis Kubu Raya dengan Polres Kubu Raya, khususnya dengan Seksi Humas Polres Kubu Raya, berjalan dengan sangat baik dalam mendukung penyampaian informasi kepolisian kepada masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi keterbukaan informasi dari Polres Kubu Raya, khususnya dari Sihumas Polres Kubu Raya yang selalu aktif memberikan informasi kepada kami. Hal ini sangat membantu jurnalis dalam menyampaikan berita yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat," tegas Edi.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin selama ini tidak hanya sebatas hubungan kerja, tetapi juga telah menjadi hubungan kemitraan yang dilandasi rasa saling menghargai dan profesionalisme.

"Kami berharap hubungan kemitraan ini terus terjaga dengan baik. Media dan kepolisian memiliki peran yang sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui informasi yang benar dan dapat dipercaya," tambahnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, momen ini juga memperkuat komitmen bersama antara Polres Kubu Raya dan para jurnalis untuk terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang konstruktif bagi masyarakat.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Jelang Mudik Lebaran, Polres Kubu Raya Dirikan 4 Pos Pengamanan di Titik Strategis


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 sebagai langkah awal pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika di halaman Mapolres Kubu Raya, Kamis (12/3/2026).

Dalam operasi pengamanan Lebaran tahun ini, Polres Kubu Raya menyiagakan sebanyak 185 personel gabungan yang akan bertugas menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama seluruh stakeholder untuk memberikan pengamanan maksimal selama arus mudik hingga arus balik Lebaran. Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres dalam amanatnya.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Kubu Raya akan mendirikan empat pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan kepadatan arus kendaraan maupun aktivitas masyarakat.

4 Pos tersebut antara lain berada di:

Pospam Parit Baru, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya

Pospam Pelabuhan Rasau Jaya, Jalan Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya

Posyan Bandara Internasional Supadio, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya

Posyan Desa Teluk Bakung, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang

Seluruh pos tersebut akan diisi personel gabungan dari Polri, TNI, PLN, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya guna melakukan pengawasan arus mudik, pengaturan lalu lintas, hingga mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan, sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif selama momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Kolaborasi antara Polri, TNI dan seluruh stakeholder sangat penting agar pengamanan dapat berjalan optimal, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital hingga pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain menyiagakan personel di lapangan, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Kapolres meminta masyarakat tidak ragu memanfaatkan call center 110 apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Apabila masyarakat melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan melalui call center 110 atau kantor polisi terdekat. Layanan ini aktif 24 jam,” katanya.

Di akhir amanatnya, Kapolres Kubu Raya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Menurutnya, dedikasi dan kesiapsiagaan seluruh petugas sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran dengan aman dan nyaman.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, profesional, dan utamakan keselamatan dalam bertugas,” pungkasnya.

Melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polres Kubu Raya berharap situasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik hingga arus balik Idulfitri 1447 H dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai informasi kegitan tersebut dihadiri :

Bupati Kubu Raya diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kab. Kubu Raya Safriadi, S.T., M.T.
⁠Dandim 1207/Pontianak diwakili Pasilog Kodim 1207/Pontianak Mayor.Inf. Mukalil
Kepala BPBD Kab. Kubu Raya Drs. Arianto, M.Si.
Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni.
Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kubu Raya diwakili Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kab. Kubu Raya, Molyadi, S.K.M., M.P.H.
Kepala Dinas Perhubungan Kab. Kubu Raya diwakili Kepala Bidang Hubungan Darat dan Udara Dinas Perhubungan Kab. Kubu Raya, Darma Putra, S.E.
Kasat Pol PP Kab. Kubu Raya diwakili Kasiops Sat Pol PP Kab. Kubu Raya, Despriyadi, S.H.
Perwakilan PT. Jasa Raharja Kalbar, Agung Wiraputra.
Kasi Angkutan Dinas Perhubungan Kab. Kubu Raya, Jasmin.
PJU Polres Kubu Raya.
Kapolsek Jajaran Polres Kubu Raya.
Personil Polres Kubu Raya dan Polsek Jajaran Polres Kubu Raya yang terlibat Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas - 2026 Polres Kubu Raya;
Awak Media (Media Cetak, Media Online, dan Media Elektronik).






Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Zero Knalpot Brong! Polisi Pasang Banner di Arteri Supadio hingga Mayor Alianyang


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Salah satunya dengan memasang banner imbauan bertuliskan “Zero Knalpot Brong” di sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Pemasangan banner tersebut dilakukan di beberapa titik yang ramai dilalui pengguna jalan, seperti di Jalan Arteri Supadio, Jalan Angkasa Pura, hingga Jalan Mayor Alianyang. Lokasi-lokasi ini dipilih karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat dan sering dilintasi pengendara roda dua maupun roda empat.

Melalui banner tersebut, Satlantas Polres Kubu Raya mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang biasa dikenal sebagai knalpot brong. Selain menimbulkan kebisingan, penggunaan knalpot tersebut juga kerap memicu ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Judi Effendhy, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, mengatakan pemasangan banner ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

Menurutnya, pendekatan edukatif seperti ini penting agar masyarakat memahami bahwa keselamatan di jalan bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain.

“Pemasangan banner ini sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat agar lebih sadar dalam berlalu lintas, khususnya tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain mengganggu kenyamanan, penggunaan knalpot brong juga dapat memicu potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Ade.

Ade menegaskan bahwa kampanye Zero Knalpot Brong yang dilakukan Satlantas Polres Kubu Raya bertujuan menciptakan situasi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya.

Dalam pesannya kepada masyarakat, polisi juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya berdampak pada pengendara itu sendiri, tetapi juga pada keluarga yang menunggu di rumah.

“Sayangi nyawa, keluarga dan diri sendiri. Gunakan kendaraan sesuai aturan dan spesifikasi teknis. Dengan begitu kita bisa bersama-sama menjaga keselamatan di jalan,” tambahnya.

Satlantas Polres Kubu Raya berharap melalui pemasangan banner imbauan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas serta mendukung terciptanya lingkungan berkendara yang aman, nyaman, dan bebas dari kebisingan knalpot brong.







Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Rabu, 11 Maret 2026

Optimalisasi Almatsus Dalmas Diteliti di Kubu Raya, Polri Perkuat Penanganan Aksi Massa


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Polres Kubu Raya menjadi salah satu lokasi penelitian strategis Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam upaya meningkatkan profesionalisme penanganan aksi massa. Penelitian yang berlangsung pada 9–12 Maret 2026 ini difokuskan pada optimalisasi penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas yang digunakan personel kepolisian dalam pengendalian massa secara humanis dan terukur.

Almatsus Dalmas merupakan perlengkapan khusus yang dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap melalui pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis. Peralatan tersebut terdiri dari perlindungan diri seperti helm, tameng, masker gas air mata dan body protector, kendaraan taktis seperti AWC, APC, RAISA dan security barrier, hingga perlengkapan non-mematikan seperti gas air mata, tongkat Dalmas dan megaphone.

Selain itu, Almatsus Dalmas juga dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti kamera perekam serta alat pemadam api ringan (APAR) portable yang berfungsi menunjang keamanan personel sekaligus memastikan penanganan aksi massa tetap mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

Meski demikian, penggunaan Almatsus Dalmas di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perlengkapan yang tidak optimal, kebutuhan perawatan rutin, hingga peningkatan pelatihan personel dalam pengoperasiannya. Dinamika karakteristik aksi unjuk rasa yang terus berkembang juga menuntut adanya adaptasi teknologi serta prosedur penggunaan peralatan agar tetap sesuai standar operasional.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Puslitbang Polri melaksanakan penelitian bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas.” Penelitian ini bertujuan mengevaluasi serta mengoptimalkan penggunaan Almatsus Dalmas baik di tingkat Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Dalam waktu yang sama, Tim Puslitbang Polri juga melakukan penelitian mengenai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional guna mewujudkan swasembada pangan, khususnya melalui optimalisasi lahan jagung, pemanfaatan pekarangan bergizi, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di bidang pertanian.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif oleh Tim Peneliti yang dipimpin Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., bersama Ahmad Minif, S.H., M.Si. dan Puji Aprilta Sari, A.Md., serta didampingi narasumber eksternal Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari FMIPA Universitas Indonesia dan dihadiri Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni dan PJU Polres Kubu Raya beserta personil Polres Kubu Raya.

“Kegiatan penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai efektivitas penggunaan Almatsus Dalmas di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi personel. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan kesiapan personel serta optimalisasi peralatan dalam penanganan unjuk rasa secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip hak asasi manusia,” ujar Kombes Pol Guno Pitoyo, Rabu (11/3/2025).

Ia menambahkan, optimalisasi Almatsus Dalmas diharapkan mampu memperkuat kemampuan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif.






Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Pengendara Sempat Kira Razia, Ternyata Polisi di Kubu Raya Sedang Bagi Takjil Gratis


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Suasana berbeda terlihat di ruas Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, saat waktu menjelang berbuka puasa tiba. Pengendara yang melintas sempat melambat ketika melihat sejumlah personel Polres Kubu Raya berdiri di tepi jalan.

Sebagian pengendara bahkan tampak ragu. Mereka mengira ada razia lalu lintas. Namun dugaan itu langsung sirna ketika polisi yang berjaga justru menyapa dengan ramah sambil menyerahkan paket takjil gratis.

Bukan pemeriksaan, bukan pula penindakan. Yang ada justru senyum dan ucapan selamat berbuka puasa dari para personel kepolisian.

Kegiatan berbagi takjil gratis ini dilakukan oleh jajaran Polres Kubu Raya kepada masyarakat yang melintasi Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Puluhan paket takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, hingga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan kegiatan ini merupakan program sosial yang rutin dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.

Ade menjelaskan kegiatan berbagi takjil ini bukanlah yang pertama kali dilakukan, melainkan sudah menjadi agenda rutin setiap Ramadan sebagai bentuk kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Atas arahan Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan agar tetap bisa berbuka puasa tepat waktu,” kata Ade, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, banyak masyarakat yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka, baik karena pulang kerja, aktivitas usaha, maupun perjalanan jauh. Kondisi itu membuat sebagian dari mereka tidak sempat menyiapkan makanan untuk berbuka.

Karena itu, kehadiran polisi di jalan bukan untuk membuat masyarakat khawatir, tetapi justru membawa pesan kepedulian.

“Jadi masyarakat tidak perlu takut ketika melihat polisi menghentikan kendaraan saat kegiatan ini. Kami bukan melakukan razia, tetapi ingin berbagi takjil bagi pengendara yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa,” jelasnya.

Ade menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, polisi ingin menunjukkan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat.

Selain membantu pengendara yang belum sempat berbuka, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga.

“Semoga kegiatan ini bisa membawa berkah di bulan Ramadan sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.





Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Tingkatkan Kinerja Personel, Kapolsek Rasau Jaya Pimpin Rapat Anev

Rasau Jaya  – Guna memantau perkembangan situasi kamtibmas serta mengevaluasi kinerja, Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Sihar Lumbantor...