Rabu, 08 April 2026

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, POLSEK RASAU JAYA KEMBALI LAKUKAN PENANAMAN JAGUNG PIPIL

Rasau Jaya – Dalam mendukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Rasau Jaya melaksanakan penanaman jagung pipil pada Rabu, 08 April 2026, di RT 029 RW 009 Dusun Rasau Karya Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Samapta IPTU Agus Prastianto, didampingi Kanit Reskrim Ipda Gede Sujana, S.H., M.H., PS. Panit Intelkam Aiptu Dedy Wibowo, serta para Bhabinkamtibmas.

Penanaman menggunakan bibit jagung pipil lokal sebanyak 15 kilogram dengan alat sederhana seperti ember dan tugal.

Lahan yang digunakan milik Sdri. Becek seluas 1 hektar dan telah ditanami seluruhnya. Lahan tersebut merupakan jenis gambut dengan sistem monokultur.


Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Rasau Jaya, sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan masyarakat.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Senin, 06 April 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Rasau Jaya Sambangi Kantor Desa Rasau Jaya Satu untuk Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Rasau Jaya – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Rasau Jaya, para Bhabinkamtibmas Polsek Rasau Jaya melaksanakan kegiatan sambang ke Kantor Desa Rasau Jaya Satu, Selasa (07/04/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan metode tatap muka secara langsung bersama staf dan perangkat desa. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menjalin komunikasi dialogis guna mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan pemerintah desa.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh perangkat desa untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergitas antara aparat kepolisian dan pemerintah desa dinilai sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.


Dengan adanya kegiatan sambang ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan Kubu Raya: Pemotor Tewas Usai Bertabrakan dengan Dump Truk

TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit dump truk dan sebuah sepeda motor terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (5/4/2026) kemarin. Peristiwa tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor berinisial AR (25) meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan resmi Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya, kecelakaan maut ini melibatkan dump truk bernomor polisi KB 9929 SE yang dikemudikan oleh pria berinisial FX (46), dengan sepeda motor bernomor polisi KB 2724 L yang dikendarai AR (25).

Kronologi Kejadian
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat kedua kendaraan datang dari arah yang berlawanan.  .

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat dump truk bernomor polisi KB 9929 SE melaju dari arah Tayan menuju arah Kubu Raya. Di saat yang sama, sepeda motor KB 2724 L melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah Kubu Raya menuju ke arah Tayan," ujar Ade, Senin (6/4/2026).

Korban AR sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, akibat luka yang diderita, nyawa pemuda berusia 25 tahun tersebut tidak tertolong.

"Jenazah korban sudah diambil oleh pihak keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman," tambahnya.

Penanganan Polisi
Saat ini, Unit Laka Lantas Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat serta memintai keterangan dari pengemudi dump truk, FX.

"Kasus laka lantas ini masih ditangani secara intensif oleh Tim Laka Lantas Polres Kubu Raya. Kami terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi dan bukti-bukti di lapangan guna menentukan titik terang penyebab insiden ini," tegas Ade.

Imbauan Satlantas Polres Kubu Raya
Menyikapi kejadian tragis di jalur Trans Kalimantan ini, Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur Trans Kalimantan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Patuhi rambu lalu lintas, jaga kecepatan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum bepergian. Keselamatan adalah prioritas utama kita bersama," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pengemudi dump truk berinisial FX masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kubu Raya guna keperluan penyidikan lebih lanjut.



Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Animo Pendaftar Polri di Kubu Raya Melonjak, Kapolres Jamin Proses Seleksi Bebas Calo

TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Antusiasme masyarakat Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk bergabung menjadi anggota Korps Bhayangkara menunjukkan tren positif. Memasuki hari pertama pendaftaran, Senin (5/4/2026), proses Registrasi Administrasi (Regmin) di Polres Kubu Raya diserbu ratusan pendaftar.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, mengungkapkan bahwa jumlah pelamar tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, pihaknya memastikan proses seleksi akan dikawal ketat guna menjaga integritas institusi.

Libatkan Lintas Sektor demi Transparansi
Demi memastikan validitas data, Polres Kubu Raya tidak bekerja sendiri. Tim Regmin tahun ini melibatkan kolaborasi lintas instansi untuk memverifikasi berkas para calon siswa (casis).

  • Disdukcapil: Memastikan keaslian data kependudukan.
  • Disdikbud: Memverifikasi keabsahan ijazah pendidikan.
  • Pengawas Eksternal: Melibatkan Organisasi Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kabupaten Kubu Raya sebagai representasi tokoh masyarakat.

“Pelibatan pihak eksternal ini adalah komitmen kami untuk menjalankan prinsip BETAH—Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Kami ingin memastikan setiap dokumen yang masuk diverifikasi secara objektif dan profesional,” ujar AKBP Kadek Ary saat meninjau lokasi pendaftaran.

Peringatan Keras terhadap Calo
Di tengah tingginya animo masyarakat, AKBP Kadek Ary Mahardika memberikan peringatan keras kepada para orang tua dan peserta agar tidak tergiur oleh janji-janji oknum yang mengaku bisa meloloskan seleksi dengan imbalan uang.

“Tidak ada ruang bagi praktik percaloan atau kecurangan. Kelulusan peserta murni ditentukan oleh kemampuan diri sendiri dan kelengkapan administrasi. Jika menemukan indikasi kecurangan, segera laporkan!” tegasnya.

Tahapan Selanjutnya: Menuju Polda Kalbar
Proses Regmin di tingkat Polres ini dijadwalkan berlangsung hingga 16 April 2026. Namun, perjuangan para pendaftar masih panjang. Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) di tingkat Polres tidak lantas langsung diterima.

Mereka harus bersiap menghadapi serangkaian ujian yang lebih berat di tingkat Panitia Daerah (Panda).

“Setelah lolos verifikasi di tingkat Polres, para peserta akan melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya di Polda Kalimantan Barat. Di sana, tantangannya akan lebih besar karena mereka akan bersaing dengan peserta dari seluruh wilayah di Kalbar,” tambah Kapolres.

Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi multi-pihak, Polres Kubu Raya berharap rekrutmen tahun ini dapat menghasilkan bibit-bibit anggota Polri yang berkualitas, berintegritas tinggi, dan benar-benar siap mengabdi kepada masyarakat.

 

Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Minggu, 05 April 2026

Waspada Dampak Super El Nino, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian serius, khususnya dengan potensi terjadinya Super El Nino yang dapat berdampak besar terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Super El Nino merupakan kondisi peningkatan suhu permukaan laut yang bisa mencapai lebih dari 2°C di atas normal. Dampaknya tidak hanya dirasakan di laut, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kondisi daratan, terutama dalam bentuk kemarau panjang dan kekeringan ekstrem.

Dampak yang Perlu Diwaspadai

Beberapa dampak utama dari fenomena ini antara lain :

  • Peningkatan suhu udara secara signifikan
  • Risiko kekeringan berkepanjangan
  • Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan
  • Ancaman krisis air bersih di berbagai wilayah


Fenomena serupa sebelumnya pernah terjadi pada tahun 1997–1998 dan 2015–2016, yang menyebabkan dampak luas seperti kebakaran hutan besar dan gangguan aktivitas masyarakat.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Beberapa wilayah di Indonesia yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:

  • Sumatera
  • Kalimantan
  • Nusa Tenggara
  • Daerah dengan lahan gambut dan rawan kekeringan
Masyarakat diharapkan untuk :

Tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan
Menghemat penggunaan air bersih
Waspada terhadap tanda-tanda kebakaran
Segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang

Selain itu, penting untuk menjaga lingkungan sekitar agar tetap aman dan kondusif selama musim kemarau berlangsung.

Dengan meningkatnya potensi Super El Nino, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Kerja sama antara masyarakat dan pihak terkait sangat diperlukan untuk menghadapi dampak yang mungkin terjadi.


(Humas Polsek Rasau Jaya)

Sabtu, 04 April 2026

Pengamanan Diperketat, Polres Kubu Raya Simulasikan TFG untuk Event Lanceng Praben 2026


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Duta Lanceng Praben Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026, jajaran Polres Kubu Raya menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai langkah pemantapan pengamanan, Jumat (3/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Kubu Raya, Jalan Mayor Alianyang, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, S.I.P., M.M, para Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya, Ketua Panitia Penyelenggara Derahman, Anggota DPRD Kubu Raya Hj. Maimunah, serta sejumlah personel dan perwakilan organisasi masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa TFG dilaksanakan untuk menyamakan persepsi seluruh personel dalam menghadapi pengamanan kegiatan yang akan digelar di Hotel Qubu Resort pada 4 April 2026.

“TFG ini bertujuan agar seluruh personel memiliki kesamaan cara bertindak di lapangan serta memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga pengamanan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur perizinan dalam setiap kegiatan masyarakat. Ia mengingatkan agar panitia memperhatikan empat poin utama, yakni tujuan kegiatan, waktu dan lokasi, penanggung jawab, serta jumlah peserta.

Menurutnya, pengendalian jumlah pengunjung menjadi hal krusial untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, berkaca dari pengalaman kegiatan sebelumnya yang sempat membludak.

“Kita tidak ingin kejadian serupa terulang. Oleh karena itu, perlu adanya pengendalian jumlah peserta secara terukur dan terencana,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Derahman menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk pembatasan jumlah pengunjung sekitar 5.000 orang melalui sistem gate parkir dan tiket.

“Jika jumlah kendaraan atau pengunjung sudah mencapai batas, maka akses masuk akan ditutup. Ini demi kenyamanan dan keamanan bersama,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan dukungan lintas instansi dalam pengamanan, di antaranya Satpol PP sebanyak 50 personel, Damkar 10 personel, Dinas Kesehatan dengan tiga dokter dan posko medis, serta Banum IKBM sebanyak 50 personel.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kubu Raya Hj. Maimunah yang mengapresiasi dukungan Polres Kubu Raya dalam pengamanan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghibur masyarakat dengan tetap mengedepankan keselamatan.

“Kami bersama panitia berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan ini, baik secara moril maupun materiil,” ungkapnya.

Dari unsur masyarakat, Ketua LSKM Ali juga menyatakan kesiapan pihaknya dalam membantu pengamanan dengan menerjunkan 50 personel.

“Kami siap mendukung dan menunggu arahan terkait penempatan anggota di lapangan,” katanya.

Di akhir kegiatan, Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni menekankan kepada seluruh personel agar memahami SOP dan menjalankan tugas secara profesional.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, setiap personel harus mampu mengendalikan situasi agar tetap kondusif.

“Profesionalitas menjadi kunci utama. Anggap setiap skenario dalam TFG ini sebagai kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Melalui kegiatan TFG ini, diharapkan seluruh rangkaian Pemilihan Duta Lanceng Praben Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110
v

Diduga Dipicu Konflik Rumah Tangga, Wanita di Kubu Raya Akhiri Hidup di Kontrakan


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Warga Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya digegerkan dengan penemuan seorang wanita berinisial AI (25) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah rumah kontrakan pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui setelah warga sekitar merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah kontrakannya.

Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian dari Polsek Sungai Raya yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto melalui Kasubsie Penmas Aiptu Ade menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sementara, korban sempat terlibat pertengkaran dengan suaminya pada pagi hari sebelum kejadian.

“Dari hasil keterangan yang kami himpun, korban diduga sebelumnya bertengkar dengan suaminya. Bahkan, pada pagi hari, korban sempat mengusir suaminya keluar dari rumah kontrakan tersebut,” ungkap Ade, Sabtu(4/4/2026).

Lebih lanjut, Ade menambahkan bahwa setelah peristiwa tersebut, korban diketahui berada seorang diri di dalam rumah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada sore hari.

“Petugas telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini, meskipun dugaan sementara mengarah pada bunuh diri,” jelasnya.

Sementara itu, jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan medis (visum). Namun, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Jenazah korban saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dari rumah sakit untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman,” tutup Ade.

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, POLSEK RASAU JAYA KEMBALI LAKUKAN PENANAMAN JAGUNG PIPIL

Rasau Jaya – Dalam mendukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Rasau Jaya melaksanakan penanaman jagung pipil pada Rabu, 08 April...