Sabtu, 09 April 2022

Polda Kalbar Gencarkan Vaksinasi di Enam Tempat Berbeda Selama Dua Hari, Dengan Target 590 Orang

PONTIANAK, KALBAR - Menjelang mudik Lebaran Idul Fitri 2022, Polda Kalbar terus gencarkan pelaksanaan vaksinasi. Khususnya di Wilayah Kota Pontianak.(9/04/2022)

Vaksinasi ini dilaksanakan di enam tempat berbeda selama dua hari, mulai tanggal 9 sampai 10 April 2022.

Kabiddokkes Polda Kalbar Kombes Pol Waloejo Noegroho mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal ini dilaksanakan selama dua hari dengan target mencapai 590 Vaksinasi Covid-19.

“Hari ini vaksinasi dilaksanakan di SD Suster Pontianak, Masjid Raya Mujahidin, Masjid Al Asyraf dan Halaman Kantor Gubernur dengan jumlah peserta vaksin 460 orang,” katanya, Sabtu (9/4).

Lanjutnya, besok  juga akan dilaksanakan vaksinasi di Masjid Raya Mujahidin dan Halaman Kantor Gubernur dengan jumlah peserta vaksin sebanyak 130 orang.

Dijelaskannya bahwa vaksinasi ini dilakukan dengan sasaran masyarakat Kota Pontianak , baik itu lansia maupun para remaja yang berusia 12 tahun keatas.

Menurut Waloejo, untuk membentuk Herd Imunity dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mari bersama-sama lakukan vaksinasi dosis I, II dan Booster serta selalu mematuhi protokol Kesehatan.

Polda Kalbar Terus Gencarkan Vaksinasi di Bulan Ramadhan.

PONTIANAK, KALBAR - Menjelang mudik Lebaran Idul Fitri 2022, Polda Kalbar terus gencarkan pelaksanaan vaksinasi. Khususnya di Wilayah Kota Pontianak.(9/04/2022)

Vaksinasi ini dilaksanakan di enam tempat berbeda selama dua hari, mulai tanggal 9 sampai 10 April 2022.

Kabiddokkes Polda Kalbar Kombes Pol Waloejo Noegroho mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal ini dilaksanakan selama dua hari dengan target mencapai 590 Vaksinasi Covid-19.
“Hari ini vaksinasi dilaksanakan di SD Suster Pontianak, Masjid Raya Mujahidin, Masjid Al Asyraf dan Halaman Kantor Gubernur dengan jumlah peserta vaksin 460 orang,” katanya, Sabtu (9/4).

Lanjutnya, besok  juga akan dilaksanakan vaksinasi di Masjid Raya Mujahidin dan Halaman Kantor Gubernur dengan jumlah peserta vaksin sebanyak 130 orang.

Dijelaskannya bahwa vaksinasi ini dilakukan dengan sasaran masyarakat Kota Pontianak , baik itu lansia maupun para remaja yang berusia 12 tahun keatas.

Menurut Waloejo, untuk membentuk Herd Imunity dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mari bersama-sama lakukan vaksinasi dosis I, II dan Booster serta selalu mematuhi protokol Kesehatan.

Jumat, 08 April 2022

Anggota Polsek Rasau Jaya Lakukan Pengecekan Harga Minyak Goreng di Komplek Pasar Lama Rasau jaya.

RASAU JAYA _ Anggota Unit Intel Polsek Rasau Jaya Briptu Wisnu  melakukan monitoring minyak goreng curah dan kemasan ke distributor, grosir dan pengecer minyak goreng yang ada di komplek Pasar Lama Rasau Jaya 1. (9/04/2022)

"Hasil monitoring minyak goreng salah satu pemilik UD. RONGGO LAWE atas nama Khalil (60) alamat Jalan Sultan Agung Rasau Jaya 1, stok untuk minyak goreng curah kosong, dan untuk minyak goreng kemasan Merk Tawon 1 liter Rp. 28.000,-  ketersediaan 2 dus," kata Briptu Wisnu Anggota Unit Intel Polsek Rasau Jaya.

Pengecekan yang dilakukan oleh Unit Intel Polsek Rasau jaya ini bertujuan untuk mengantisipasi, pengawasan kelangkaan dan ketersediaan minyak goreng di masyarakat guna mengendalikan barang yang masuk di wilayah Rasau Jaya.

Kapolri Pastikan Stok BBM Bersubsidi Terjamin dan Tepat Sasaran

Jakarta _ Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat bersama dengan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2022).

Sigit mengungkapkan, dalam rapat tersebut membahas soal isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar bersubsidi. Menurut Sigit, dari data yang ada ketersediaan atau stok solar bersubsidi sebenarnya dalam keadaan aman dan terjamin untuk masyarakat. 

"Jadi dari pengecekan tadi secara umum, kebutuhan bahan bakar minyak kita khususnya solar, semuanya dalam batas ketahanan yang terpenuhi. Sehingga tentunya istilah kelangkaan ini, kemudian kita perlu melihat ada hal yang harus kita dalami karena sebenarnya di satu sisi kebutuhan terhadap solar industri itu mengalami penurunan," kata Sigit dalam konferensi pers.

Demi mempertahankan tren positif tersebut, Sigit menekankan bahwa saat ini dan kedepannya, pihaknya akan memastikan stok solar bersubsidi terjamin ketersediaan dan mengawal penyaluran serta penggunaannya tepat sasaran kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan. 

"Ini yang akan kita jaga. Sehingga kemudian di lapangan solar subsidi tetap tersedia dan solar industri dipenuhi dengan solar-solar yang memang dipersiapkan untuk industri. Sehingga keberadaan minyak, solar, BBM yang secara riil. Stok sebenarnya tercukupi. Ini yang betul-betul kita jaga dan pertahankan," ujar Sigit. 

Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, dalam rapat tersebut memang ditemukan fakta bahwa terjadinya peningkatan terhadap kebutuhan solar bersubsidi. Menurutnya, hal itu diakibatkan adanya fenomena kenaikan terhadap tren produktivitas komoditas industri jenis tertentu. 

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, perang yang melanda Ukraina dan Rusia juga menjadi salah satu faktor berkurangnya ketersediaan minyak dan gas di seluruh dunia, termasuk Indonesia juga terkena dampak. 

"Indonesia sampai saat ini khususnya di ASEAN, masih ada di nomor dua terendah. Karena kita masih menahan harga. Sehingga harga tetap ada di kondisi yang sama, sebagai contoh adalah solar. Dan juga ada yang dinaikkan namun sebenarnya masih di subsidi," ucap eks Kapolda Banten tersebut. 

Selain itu, Sigit menekankan, saat ini masih terjadi disparitas yang tinggi antara solar bersubsidi dengan solar industri, kurang lebih sebesar Rp12.500. Dengan adanya gap tersebut, kata Sigit, penggunaan solar di lapangan terkadang disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. 

"Yang kemudian memanfaatkan disparitas harga ini untuk kemudian mengambil kebutuhan minyak atau solar untuk industri. Mengambilnya dari SPBU subsidi. Sehingga tentunya ini menambah beban Pemerintah dan ini juga akan menimbulkan permasalahan," tutur Sigit. 

Seharusnya, ditekankan Sigit, BBM bersubsidi mutlak diberikan kepada kelompok masyarakat yang memang sangat memerlukan, seperti moda transportasi umum, UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan yang lainnya. 

"Kemudian, ini digunakan untuk kebutuhan industri. Sehingga yang terjadi adalah kebutuhan industri justru menurun di tengah produktivitas yang meningkat untuk sektor perindustrian. Namun di satu sisi kebutuhan terhadap minyak yang seharusnya disubsidi meningkat. Jadi ini yang kita tertibkan," tegas Sigit.

Disisi lain, Sigit menyebut, kepolisian telah menetapkan 21 orang tersangka di enam wilayah Polda jajaran terkait dengan kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM. Adapun keenam Polda yang melakukan penyidikan terkait perkara itu, yakni, Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali dan Gorontalo. 

Terkait hal ini, Sigit menegaskan, pihak kepolisian tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada pihak siapapun yang menyalahgunakan BBM bersubsidi tersebut. 

"Kita sudah menangkap kurang lebih 21 tersangka di enam wilayah. Dan ini akan terus kita lakukan. Sehingga kemudian distribusi atau peruntukan BBM bersubsidi ini betul-betul bisa diberikan kepada masyarakat yang perlu disubsidi. Sedangkan kebutuhan industri tentunya akan disiapkan dari kuota yang disiapkan untuk industri," papar Sigit. 

"Terkait permasalahan. Apabila memang jaraknya jauh dan perlu pelayanan-pelayanan khusus maka dari Pertamina sudah mempersiapkan. Kalau memang diperlukan adanya tambahan SPBU untuk industri, termasuk tempat penyimpanan yang bisa didorong," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Cegah Kejahatan Selama Ramadhan Polsek Rasau Jaya gelar Operasi Pekat

RASAU JAYA _ Dalam rangka cipta kondusif di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran idul fitri 2022, Polsek Rasau  jaya melaksanakan Operasi Pekat 2022," kata Kanit Reskrim Polsek Rasau Jaya IPDA Siswanto. H.S, Jumat (8/4/2022).

IPDA Siswanto menyebut, operasi tersebut guna menangkal berbagai macam kejahatan selama Ramadan. Contohnya, kejahatan jalanan, premanisme, hingga perampokan.

"Sasaran Operasi Pekat yaitu kejahatan jalanan, tindakan premanisme, hipnotis, perampokan, debt colector, perjudian dan pelaku tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat lainnya," jelasnya.

Kamis, 07 April 2022

Kanit Intel Polsek Rasau Jaya Monitoring Ketersediaan Kebutuhan Pokok dan Harga Minyak Goreng di Pasar Rasau Jaya.

RASAU JAYA _ Kanit Intel Polsek Rasau Jaya Aipda Dedy Wibowo melakukan kegiatan pengecekan harga minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya di Toko-toko Rasau Jaya. 8/04/2022

Kanit Intel Polsek Rasau Jaya Aipda Dedy Wibowo Mengatakan "Kami dari unit Intel Polsek Rasau Jaya langsung mengecek ketersediaan harga minyak goreng premium maupun curah dan kebutuhan pokok di toko-toko ataupun warung yang ada di Rasau Jaya. Setelah kami cek ketersediaan minyak goreng dan kebutuhan pokok tersebut masih ada. Untuk minyak goreng premium 1 liter dijual dengan harga Rp. 26.000 dan untuk kebutuhan pokok lainnya seperti Beras dan lain- lain harga masih terpantau normal." Ujar Kanit Intel Polsek Rasau Jaya.

Semoga dengan dilaksanakannya pengecekan langsung oleh Anggota kepolisian Sektor Rasau Jaya diharapkan ketersediaan minyak goreng dan kebutuhan pokok di kecamatan Rasau Jaya dapat dipantau secara langsung.

Selasa, 22 Februari 2022

Penuhi Janji, Kapolri Jenguk Sinta Aulia Anak yang Sakit Tumor Kaki


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memenuhi janjinya untuk menemui langsung Sinta Aulia seorang anak perempuan penderita tumor kaki yang viral di media sosial (medsos). 

Sigit beserta istri sekaligus Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, menjenguk Sinta Aulia untuk melihat kondisinya secara langsung saat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (20/2/2022).

"Dik Sinta. Sekarang sudah ada Pak Kapolri. Tetep semangat ya. Nanti di kasih obat, di minum ya," kata Sigit saat menjenguk Sinta Aulia di kamar perawatan RS Polri, Kramat Jati. 

Untuk memastikan kesembuhan Sinta, Sigit pun langsung menanyakan perawatan yang diberikan oleh RS Polri kepada Sinta. Ia menekankan kepada Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri untuk memberikan pengobatan terbaik untuk anak perempuan tersebut. 

Lebih dalam, Sigit meminta kepada Sinta untuk menyampaikan apa saja kebutuhan yang diinginkan dan kondisinya setiap saat kepada tim Dokter.

"Kalau ada apa-apa bilang sama Pak Dokter. Pak Dokter saya ingin begini, ngomong gitu ya. Ingin makan, sebelah sini kok rasanya tidak enak, gitu nanti disampaikan ke Pak Dokter ya. Nanti Dokternya bisa ambil langkah," tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ayah Sinta, Muhlisin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolri beserta jajarannya, karena telah memberikan kepedulian dan bantuan yang luar biasa demi kesembuhan putri tercintanya. 

"Saya mewakili. berterima kasih semuanya kepada Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit yang sangat peduli sama keluarga saya. Sehingga anak saya bisa berobat disini dengan layak, baik. Dan saya berterima kssih kepada semuanya. Saya matur nuwun sanget atas semuanya. Saya tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa saya doakan bapak-bapak semua saya yang tak bisa sebutkan satu-satu namanya semoga panjang umur," papar Muhlisin. 

Mendengar ucapan terima kasih itu, Kapolri menyebut bahwa, pihaknya akan berusaha secara maksimal dan memberikan yang terbaik demi kesembuhan Sinta. 

"Kita semua sama-sama berdoa berikhtiar semaksimal mungkin supaya ada perbaikan dik Sinta. Disini yang penting kerasan. Ada perubahan yang penting. Gausah mikirin yang lainnya," ujar Sigit. 

Sigit dan Istri kembali memberikan pesan kepada Sinta agar rajin mengonsumsi obat yang diberikan tim Dokter. Ia berharap, dengan begitu, anak perempuan yang bercita-cita menjadi Polwan itu akan segera sembuh dari penyakit yang dideritanya. 

"Makannya yang banyak ya Dik Sinta. Kita tengokin lagi nanti. Yang penting semangat biar cepat sehat dan cepat sembuh ya," ujar Sigit.

"Iya terima kasih Bapak Kapolri," jawab Sinta. 

"Nggih," ucap Kapolri dengan diakhiri mengelus kepala Sinta. 

Sinta Aulia viral dalam videonya di media sosial. Dengan mengenakan seragam polisi cilik serta memajang foto Kapolri disampingnya, ia meminta bantuan kepada Kapolri untuk bisa berobat atas penyakit yang dideritanya. 

Kapolri pun merespon video itu dengan langsung melakukan Video Call bersama dengan Sinta. Mendengar keinginan Sinta, Sigit menugaskan jajarannya untuk membawa Sinta dengan Helikopter menuju RS Polri, agar mendapatkan penanganan dari tim Dokter terbaik.

Dalam perbincangannya di Video Call, Sigit pun berjanji akan menjenguk Sinta ketika dirawat di RS Polri. Akhirnya, hari ini, janji itupun terpenuhi.

Pastikan Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Polsek Rasau Jaya Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Warga

Rasau Jaya – Guna memastikan program pemerintah berjalan dengan aman dan tepat sasaran, Bhabinkamtibmas Polsek Rasau Jaya Brigpo...